Senyum itu menular

Judul di atas saya temukan di sebuah novel yang baru-baru ini saya baca. Saat itu pula, saya langsung terbius oleh mantra yang ada di dalamnya yang membawa saya untuk menghadirkan lagi sebuah senyum yang ternyata memang sangat luar biasa. Saya ingin menulis tentang ini semua. Namun, saya masih ragu dari mana untuk memulainya. Takut mengecewakan. Saya tak ingin merusak makna pernyataan indah itu dengan tulisan yang abstrak tak bernyawa.

Okey, mari kita coba. Jadi, pernahkah kau ikut tersenyum saat menyaksikan orang lain tersenyum??? Jika tidak, sebaiknya kau lekas pergi ke dokter karena mungkin kotak senyummu bermasalah. Karena seharusnya tak ada alasan bagimu untuk berpaling pada suatu hal yang baik. Senyum itu hal yang baik dong ya, pastinya.

Ternyata bukan hanya jenis penyakit saja yang bisa menular. Flu katakanlah. Namun, hal-hal manusiawi seperti kantuk dan senyum rupanya bisa juga menjalar dari satu orang ke orang yang lainnya. Banyak yang bilang ketika ada seseorang sedang menguap lalu orang di sekitarnya melakukan hal yang sama tak lama kemudian, itu merupakan suatu bentuk empati. Lalu bagaimana dengan senyum???

senyum

Saya tak ingin sibuk googling hanya untuk mencari alasan mengapa sebuah senyuman bisa menular. Karena saya sudah cukup merasa nyaman hanya dengan menikmati sensasi yang dihadirkannya saja. Percaya atau tidak, tak ada hal negatif yang kau dapatkan dari sebuah senyuman. Kecuali ketika kau tersenyum, tetapi hatimu tidak. Itu pun sebenarnya masih juga ada gunanya.

Para pakar kesehatan mengatakan bahwa orang yang suka tersenyum akan lebih terlihat sehat dan awet muda. Mengapa?? Karena senyum itu ternyata cenderung mengurangi stress. Karena senyum bisa meredam kemarahan dan memperbaiki hubungan. Lalu, sadar atau tidak, senyum itu juga bisa menambah daya tarik seseorang, mengubah suasana hati, dan yang jelas senyum akan selalu membuat kita berpikir positif. Yappss. Pecayalah…

ALL PEOPLE SMILE IN THE SAME LANGUAGE

So, tunggu apa lagi. Mana senyummu? πŸ™‚

Secuil semangat hari ini :)

Hujan sudah berhenti rupanya, tetapi mengapa langit masih muram saja?? Entahlah…

Tak apa…
Biarkan mentari bersembunyi hari ini. Asalkan dirimu tidak…
Biarkan saja langit muram hari ini. Asalkan senyum selalu merekah di wajahmu …
Dan biarkan saja mereka mengeluh. Asalkan kita tetap melangkah menekuni tujuan yang telah melekat…

Hidupmu hanya sekali. Jadi seharusnya tak ada alasan untukmu menyia-nyiakannya.
Waktumu ini terbatas. Jadi mengapa harus kahabiskan dengan hanya mengeluh saja?
Nikmatilah yang telah kau dapat. Dan berjuanglah untuk sesuatu yang ingin kau raih.

Uppsss.. Jangan lupa. Berbagilah kebahagian hari ini.

All the people smile in the same language. Jadi, tersenyumlah… πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚